“PUTUS”
Putus…putus…kita putus
Yang kau ucapkan tanpa perasaan
Padaku…
Raut muka kebenciannmu kini kau pancarkan
Yang tak pernah terbaca dariku
Saat itu jua kau berlalu
Ku menangis
Gerimis hujan pun mulai temaniku
Dan ku tak berdaya
Dibalik malam kesunyian itu
Lidahku kelu dab bisu
Namun saying itu tak kan kembali
Dan kata putus mungkin hal terbaik
Bagiku maupun dirimu
Seiring waktu berlalu
Ku kan bias terima kenyataan
Walau pahit bagiku
By: efrinazima
Sunday, October 4, 2009
"PUTUS"
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment